Kumpulan Berita

KILAS BALIK: MASA ORIENTASI SANTRIWATI (MOS) BIN BAZ YOGYAKARTA

PDFPrintE-mail

Last Updated on Monday, 24 July 2017 04:58 Written by abu bassam Monday, 24 July 2017 04:05

 



YOGYAKARTA | BIN BAZ
-- Sebanyak 35 santriwati santriwati Salafiyah Ula (setingkat SD) tahun ajaran baru mengikuti kegiatan Masa Orientasi Santriwati (MOS) yang berlangsung  tanggal 17-20 Juli 2017, jam 07.00-selesai WIB. Pengenalan tata cara hidup di pondok termasuk pengenalan terhadap lingkungan sekolah merupakan bagian dari agenda MOS  selama 4 hari yang melibatkan 26 ustadzah.

Pengenalan antarsantriwati dan ustadzah, begitu pula antarustadzah dan satriwati juga dilakukan sebagai wujud keakraban seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Islam Center Bin Baz khusus putri.

"Meski berupaya keras mempertahankan rajin sholat, para santriwati juga berkeinginan dapat mengaji,  mempunyai hafalan, dan berakhlak baik," ujar ustadzah Ummu Hanif

 

STITMA RESMI HADIR DI YOGYAKARTA

PDFPrintE-mail

Written by abu bassam Saturday, 22 July 2017 07:21



YOGYAKARTA | BIN BAZ –
Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Izin Pendirian Lembaga Pendidikan Islam kepada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA) yang diberikan langsung oleh Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin M.A. selaku Direktur Dirjen di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Jakarta Harmoni, Jum'at (21/7/2017), dihadiri 20 institusi perguruan tinggi se-Indonesia.

“Tidak hanya prodi-prodi yang mengutamakan provit tetapi sesuai kebutuhan umat,” kata Profesor di depan sejumlah pengurus perwakilan institusi se-Indonesia.

Dalam sambutannya Profesor Kamaruddin juga mengatakan bahwa pendirian perguruan tinggi sebagai salah satu bentuk jihad dalam dunia pendidikan. “Dakwah penyiaran Islam misalnya.”  

Kasubdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Dr. Mastuki M.Ag berpesan kepada 20 institusi perguruan tinggi yang baru diresmikan untuk taat azaz dan meningkatkan kualitas dengan mengikuti akreditasi di Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi.

Akreditasi C diharapkan dapat meningkat ke akreditasi B, sambung Mastuki, jangan sampai menurun atau malah justru mengakibatkan penutupan paksa.

Sebelum ke-20 institusi resmi menjadi perguruan tinggi, Kepala Seksi Bina Kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta H Rudi Nuruddin A S.Ag M.A. sempat memberikan pengarahan kepada sejumlah penerima SK untuk selalu berkualitas. Sejumlah perguruan tinggi tersebut dari Lampung, Aceh, Kalimantan, Lombok, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Yang menarik di STITMA adalah program beasiswa bagi calon mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu dalam keuangan.
Bagi mereka yang ingin kuliah tetapi tidak memiliki biaya dapat masuk di STITMA. Namun demikian mereka mendapat tangung jawab pengabdian selama dua tahun ditugaskan di pondok-pondok cabang Bin Baz.

“Kita bisa mencari mahasiswa kemudian dididik dan ditempatkan di 12 cabang Bin Baz sehingga ta’lim-ta’lim dapat dikirim berdakwah mengajar di sana,” beber Ketua STITMA Jumadi M.Pd.



Jumadi berharap perguruan tinggi ini nantinya dapat mendidik mahasiswa sehingga dapat berdakwah bersama seluruh cabang Bin Baz di Indonesia.

Sekretaris Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Rinto Adi mengatakan, banyak lembaga pendidikan maupun perguruan tinggi yang terjebak kepada pengejaran titel, pangkat dan posisi, namun bukan justru mengutamakan kualitas keilmuannya.
“Seharusnya bukan hanya titel yang diutamakan, melainkan juga keilmuannya,” ujar Rinto Adi penandatangan kontrak taat azaz SK yang dikeluarkan tanggal 16 Juni 2017.

Dari informasi di lapangan, ke-20 institusi tersebut sudah mengajukan permohonan sejak 2013-2016 setelah melalui proses visitasi. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00-11.00 diakhiri dengan doa bersama.

EDITOR: A.S. ADAM
IT: ABU BASAM

MENERIMA MAHASISWA BARU STITMA TA 2017/2018

 
 

MOS SU PUTRI ICBB

PDFPrintE-mail

Written by abu bassam Saturday, 22 July 2017 01:10

YOGYAKARTA_ICBB. Ahlan wa sahlan santriwati baru Salafiyah Ula (Setingkat SD) Islamic Centre Bin Baz Tahun Ajaran 2017/2018. Alhamdulillah, telah berlangsung kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) pada hari Senin, 17 Juli - Kamis, 20 Juli 2017 di Salafiyah Ula Putri ICBB. Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 10.30 WIB ini diperuntukkan bagi para santriwati baru SU Putri yang mulai masuk pada tahun ajaran baru ini. Diikuti oleh 35 anak yang terdiri dari 27 santriwati kelas 1 dan beberapa anak baru (pindahan dari sekolah lain) yang nantinya akan duduk di kelas 2 sampai dengan kelas 6. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini dibimbing oleh 15 orang ustadzah dan 11 orang ustadzah pengabdian.

 
 

BEGINILAH PEMBEKALAN SANTRI CABANG BIN BAZ DI WANGON

PDFPrintE-mail

Written by abu bassam Wednesday, 19 July 2017 07:39

 

YOGYAKARTA | BIN BAZ – Tidak hanya di Pondok Pesantren Bin Baz Yogyakarta, sebanyak 72 santri lulus seleksi mengikuti masa orientasi santri (MOS) selama empat hari di Pondok Pesantren Cabang Bin Baz Daarussunnah Al Islamy Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, mulai tanggal 17-19 Juli 2017.

Kepala Pondok (mudir) ustadz Sukanto mengatakan bahwa pondok merupakan tempat pendidikan yang mulia.

“Pondok juga merupakan tempat bagi para santri berprestasi,” kata ustadz pada sambutannya di pembukaan MOS hari pertama.

Bahkan para santri, sambung ustadz, dapat terus mengembangkan cita-citanya dengan dasar, landasan dan pembekalan agama yang kuat.

Pada hari ke dua, Selasa, 18 Juli 2017, materi MOS yang disampaikan oleh ustadz Aji Nurantono berbicara tentang muhadatsah dasar. Sedangkan ustadz Siswo menyampaikan materi tentang sifat sholat, tips dan tata cara hidup di pondok.

Di depan para santri lulus seleksi, ustadz Rama menyampaikan “English for fun”. Pada kesempatan yang sama dan ustadz Amin Taofik menjelaskan tentang adab.

Sesuai jadwal, rencana masa orientasi santri (MOS) bakal ditutup pada Kamis (19/7) dengan materi PBB, permainan oleh OPPM serta penutupan.

KONTRIBUTOR: AMIN TAOPIK
EDITOR: A.S. ADAM
IT: ABU BASAM
 
 

RATUSAN SANTRI SEMANGAT IKUTI MOS DI PONPES BIN BAZ

PDFPrintE-mail

Last Updated on Tuesday, 18 July 2017 01:20 Written by abu bassam Monday, 17 July 2017 08:12


YOGYAKARTA | BIN BAZ –
Mengenalkan sholat harus dimulai sejak dini. Begitu pula sunnah yang di dalamnya terdapat tuntunan tata cara menjalankan Islam dengan baik dan benar. Pondok Pesantren Bin Baz yang juga dikenal Islamic Center Bin Baz merupakansalah satu pondok bermanhaj salaf di Indonesia yang berusaha  terus-menerus mendakwahkan sunnah.

Dengan tema “semangat nyantri” kegiatan masa orientasi santri (MOS) sekaligus acara pertemuan wali santri di Masjid Pondok Pesantren Bin Baz dibuka langsung oleh Ustadz Abu Nida, Senin (17/7).

Dalam sambutannya Ketua Pembina Yayasan Majelis Atturots Al-Islamy Ustadz Abu Nida menekankan kepada santri untuk belajar mandiri dan memiliki akhlak yang baik. “Santri harus belajar mandiri dan disiplin!”

Bahkan Ustadz Abu Nida menasihatkan kepada santri untuk mematuhi semua aturan sehingga memiliki akhlak dan kepribadian yang baik.
 
 
  •  
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  •  

Page 1 of 59