TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-BAQARAH AYAT 31-35

TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-BAQARAH AYAT 31-35

Al Baqarah ayat ke-31

وَعَلَّمَ آَدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

TERJEMAH :

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!

Tafsir:

Dalam rangka menetapkan keutamaan Adam, Allah mengajarkan kepada nya nama-nama segala sesuatu, kemudian Allah menyodorkan nya kepada Malaikat dengan bertanya kepada mereka, Katakan kepada ku tentang nama-nama yang ada ini, bila kalian benar bahwa kalian lebih patut untuk memakmurkan bumi daripada mereka .

Al Baqarah ayat ke-32

قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

TERJEMAH :

Mereka menjawab: Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana [35].

[35] Sebenarnya terjemahan Hakim dengan Maha Bijaksana kurang tepat, karena arti Hakim ialah: yang mempunyai hikmah. Hikmah ialah penciptaan dan penggunaan sesuatu sesuai dengan sifat, guna dan faedahnya. Di sini diartikan dengan Maha Bijaksana karena dianggap arti tersebut hampir mendekati arti Hakim.

Tafsir:

Malaikat menjawab, Wahai Rabb kami, kami menyucikan-Mu, kami tidak mempunyai ilmu kecuali apa yang engkau ajarkan kepada kami, karena sesungguh nya hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui segala urusan makhluk-Mu, sekaligus Maha Bijaksana dalam penataan-Mu .

Al Baqarah(2) ayat ke-33

قَالَ يَا آَدَمُ أَنْبِئْهُمْ بِأَسْمَائِهِمْ فَلَمَّا أَنْبَأَهُمْ بِأَسْمَائِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ

TERJEMAH :

Allah berfirman: Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: Bukankah sudahKu katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?

Tafsir:

Allah Subhanahu Wa Taala berfirman, Wahai Adam, sampaikan kepada mereka nama-nama dari semua ini di mana mereka tidak mengetahuinya. Manakala Adam mengabarkan nya kepada mereka, maka Allah Subhanahu Wa Taala berfirman kepada para Malaikat, Sungguh Aku telah mengatakan pada kalian bahwa sesungguhnya Aku mengetahui apa yang samar bagi kalian di langit dan di bumi, Aku juga mengetahui apa yang kalian tampakkan dan apa yang kalian sembunikan .

Al Baqarah(2) ayat ke-34

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآَدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

TERJEMAH :

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah [36] kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.

[36] Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukanlah berarti sujud memperhambakan diri, karena sujud memperhambakan diri itu hanyalah semata-mata kepada Allah.

Tafsir:

Sampaikan kepada manusia -wahai Rasul- pemuliaan Allah kepada Adam saat dia berfirman kepada para malaikat, Sujudlah kalian kepada Adam sebagai bentuk pemuliaan untuknya dan menetapkan keutamaannya. Maka seluruh malaikat menaati kecuali Iblis, dia menolak sujud dengan kesombongan dan hasad, sehingga dia termasuk orang-orang yang mengingkari Allah, yang mendurhakai perintaah-Nya .

 Al Baqarah(2) ayat ke-35

وَقُلْنَا يَا آَدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ

TERJEMAH :

Dan Kami berfirman: Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini [37], yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

[37] Pohon yang dilarang Allah mendekatinya tidak dapat dipastikan, sebab Al-Quran dan Hadist tidak menerangkannya. Ada yang menamakan pohon khuldi sebagaimana tersebut dalam surat Thaha ayat 120, tapi itu adalah nama yang diberikan syaitan.

Tafsir:

Allah berfirman, Wahai Adam, tinggallah kamu bersama Hawa istimu di Surga, nikmatilah buah-buahannya dengan nyaman dan tenang, di tempat manapun yang kalian berdua inginkan darinya. Namun jangan mendekati pohon ini agar kalian berdua tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan, akibatnya kalian akan termasuk orang-orang yang melanggar batasan-batasan Allah .

Dikutip dari kitab Tafsir Al-Muyassar Jilid 1, Penulis Syaikh Bakar Abu Zaid, Penerbit : An-Naba’

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )