
Faedah Hadits: Air Obat Penyakit โAin
ุนููู ุณููููู ุจููู ุญููููููู ุฃูููู ุฃูุจูุงูู ุญูุฏููุซููู ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฎูุฑูุฌู ููุณูุงุฑููุง ู ูุนููู ููุญููู ู ููููุฉู ุญูุชููู ุฅูุฐูุง ููุงูููุง ุจูุดูุนูุจู ุงููุฎูุฒููุงุฑู ู ููู ุงููุฌูุญูููุฉู ุงุบูุชูุณููู ุณููููู ุจููู ุญููููููู ููููุงูู ุฑูุฌูููุง ุฃูุจูููุถู ุญูุณููู ุงููุฌูุณูู ู ููุงููุฌูููุฏู ููููุธูุฑู ุฅููููููู ุนูุงู ูุฑู ุจููู ุฑูุจููุนูุฉู ุฃูุฎูู ุจูููู ุนูุฏูููู ุจููู ููุนูุจู ูููููู ููุบูุชูุณููู ููููุงูู ู ูุง ุฑูุฃูููุชู ููุงููููููู ู ููููุง ุฌูููุฏู ู ูุฎูุจููุฃูุฉู ููููุจูุทู ุณููููู ููุฃูุชููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููููููู ูููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ูููู ูููู ููู ุณููููู ููุงูููููู ู ูุง ููุฑูููุนู ุฑูุฃูุณููู ููู ูุง ููููููู ููุงูู ูููู ุชูุชููููู ูููู ููููู ู ููู ุฃูุญูุฏู ููุงูููุง ููุธูุฑู ุฅููููููู ุนูุงู ูุฑู ุจููู ุฑูุจููุนูุฉู ููุฏูุนูุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุนูุงู ูุฑูุง ููุชูุบููููุธู ุนููููููู ููููุงูู ุนูููุงู ู ููููุชููู ุฃูุญูุฏูููู ู ุฃูุฎูุงูู ูููููุง ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูููุชู ู ูุง ููุนูุฌูุจููู ุจูุฑููููุชู ุซูู ูู ููุงูู ูููู ุงุบูุชูุณููู ูููู ููุบูุณููู ููุฌููููู ููููุฏููููู ููู ูุฑููููููููู ููุฑูููุจูุชููููู ููุฃูุทูุฑูุงูู ุฑูุฌููููููู ููุฏูุงุฎูููุฉู ุฅูุฒูุงุฑููู ููู ููุฏูุญู ุซูู ูู ุตูุจูู ุฐููููู ุงููู ูุงุกู ุนููููููู ููุตูุจูููู ุฑูุฌููู ุนูููู ุฑูุฃูุณููู ููุธูููุฑููู ู ููู ุฎููููููู ููููููุฆู ุงููููุฏูุญู ููุฑูุงุกููู ููููุนููู ุจููู ุฐููููู ููุฑูุงุญู ุณููููู ู ูุนู ุงููููุงุณู ููููุณู ุจููู ุจูุฃูุณู.
Dari Sahal bin Hunaif, bapaknya menceritakan kepadanya, Rasulullah ๏ทบ keluar melakukan perjalanan bersama para sahabat menuju Makkah. Ketika mereka sampai pada suatu daerah pegunungan di daerah Juhfah, Sahal bin Hunaif mandi, dia adalah seorang yang berperawakan putih wajah dan kulitnya. Lalu 'Amir bin Rabi'ah-saudara bani Ady bin Kaab- melihatnya, dia juga dalam sedang mandi. 'Amir bin Rabi'ah berkata, โBelum pernah aku melihat seperti hari ini, dan juga tidak kulit yang begitu putihโ. Seketika itu juga, terjatuhlah Sahal, Sahal kontan digotong kepada Rasulullah ๏ทบ dan dikatakan kepada beliau, โWahai Rasulullah, apakah engkau mengetahui apa yang terjadi dengan Sahal?โ, demi Allah, Sahal tidak dapat mengangkat kepalanya dan tidak sadar. (Rasulullah ๏ทบ) bersabda, โMungkin kalian bisa menebak seseorang dalam kasus iniโ. Mereka berkata, 'Amir bin Rabi'ah tertegun melihat Sahal. Rasulullah ๏ทบ kontan memanggil 'Amir dengan agak marah, lalu bersabda, โAtas dasar apa di antara kalian membunuh saudaranya, jika di antara kalian melihat sesuatu yang membuat terkagum, mintalah Allah agar memberkahinyaโ. Lalu Beliauย bersabda: โMandikanlahโ, lalu 'Amir bin Rabi'ah membasuh wajahnya, kedua tangannya, kedua sikutnya, pergelangan kaki dan ujung kakinya serta menyiram apa yang ada pada sarungnya dengan gayung, lalu memercikannya dengan air itu ke Sahal. Ada juga seorang laki-laki memercikan air ke kepala dan punggungnya Sahal dari belakang, sehingga habislah air dalam bejana, setelah itu Sahal istirahat bersama yang lain dan tidak terjadi apa-apa dengannya.โ (Majmuโ az-Zuhud oleh al-Haitsami). Faedah Hadits:- Hadits ini menceritakan kisah tentang seorang sahabatโSahal bin Hunaifโyang Allah subhanahu wata'ala anugerahi paras yang rupawan. Sudah ganteng kulit pun cerah. Kemudian Allah subhanahu wata'ala memberi ujian berupa penyakit โain ketika ada priaโAmir bin Rabiโahโyang melihatnya pada waktu mandi. Pria tersebut takjub begitu melihat parasnya, tapi tidak disertai dengan dengan dzikir atau doa atas apa yang dilihatnya. Akibatnya Sahal pun seketika jatuh karena โain. Sahal pun dibawa menghadap ke Rasulullah ๏ทบ. Setelah tahu ceritanya, beliau pun memanggil Amir bin Rabiโah dengan wajah merah menasihatinya agar kalau meihat sesuatu yang menakjubkan diikuti dengan doa agar diberkahi.
- Memberikan tuntunan apabila kita melihat hal-hal yang menakjubkan agar berdoa sehingga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (โain); baik melihat manusia, hartanya, keluarganya, dan sejenisnya.
- Kalau ada yang terkena โain hendaknya dimandikan sebagaimana dikisahkan dalam hadits tersebut.
- Kejadian yang semacam ini tidak mesti disebabkan oleh โain, bisa juga karena sebab lain. Hanya saja kita harus menjaga dari โain baik yang berakibat menimpa diri sendiri maupun orang lain.
- Untuk terjaga dari โain sebaiknya baca doa pagi-sore atau dzikir setelah shalat, membaca ayat kursi, baca muโawwidzatain, dan doa-doa lain yang mudah dibaca.

Author