Benarkah Dunia Diciptakan Karena Nabi Muhammad ๏ทบ?

๏ปฟ๏ปฟDi tengah masyarakat, terdapat sebagian keyakinan yang tersebar dan dianggap sebagai bagian dari ajaran Islam, padahal tidak memiliki landasan yang benar dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah. Bahkan, sebagian keyakinan tersebut bertentangan dengan nash-nash yang jelas serta dapat menyeret seseorang kepada penyimpangan dalam masalah aqidah.

Oleh karena itu, perkara aqidah harus dibangun di atas dalil yang shahih, bukan di atas kisah, syair, atau hadits-hadits palsu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Berikut ini beberapa keyakinan batil yang perlu diluruskan:

ย 1.ย Keyakinan bahwa Allah l menciptakan dunia karena Nabi Muhammad ๏ทบ.

Ada suatu keyakinan yang menyatakan bahwa Allah l menciptakan dunia ini adalah karena Muhammad ๏ทบ, hal ini disandarkan kepada sebuah hadits Qudsi yang didustakan yaitu:

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ู„ูŽุงูƒูŽ ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง

โ€œKalau bukan karena engkau wahai Muhammad, maka Kami tidak akan menciptakan dunia.โ€

Para ulama telah menjelaskan bahwa hadits tersebut tidak shahih, bahkan termasuk hadits maudhuโ€™ (palsu).ย Imam Ibnu Jauzi t menegaskan kepalsuannya. Oleh sebab itu, perkataan sebagian penyair yang membangun keyakinan di atas hadits tersebut juga tidak benar, seperti ucapan Al-Bushiri:

ูˆูƒูŠู ุชุฏุนูˆ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฏู†ูŠุง ุถุฑูˆุฑุฉ ู…ู† ู„ูˆู„ุงู‡ ู„ู… ุชูุฎู„ู‚ ุงู„ุฏู†ูŠุง ู…ู† ุงู„ุนุฏู…

โ€œMaka bagaimana engkau meminta kepada Allah dengan darurat sedangkan orang yang karenyalah dunia ini diciptakan.โ€

Jadi keyakinan tersebut menyelisihi ayat ini:

ย ูˆูŽู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชู ุงู„ู’ุฌูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุงูู†ู’ุณูŽ ุงูู„ู‘ูŽุง ู„ููŠูŽุนู’ุจูุฏููˆู’ู†ู

โ€œAku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Adz Dzariyat: 56)

Dan Nabi Muhammad ๏ทบ juga diciptakan Allah l untuk beribadah kepada Allah l sebagaimana,

ย ูˆูŽุงุนู’ุจูุฏู’ ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽุชู‘ูฐู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽูƒูŽ ุงู„ู’ูŠูŽู‚ููŠู’ู†ู

โ€œDan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu kepastian (kematian).โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Al Hijr: 99)

Ayat ini menjelaskan bahwa tujuan penciptaan adalah agar manusia dan jin beribadah kepada Allah l, bukan karena keberadaan makhluk tertentu.

ย 

Bahkan Nabi Muhammad ๏ทบ dan juga semua rasul diutus oleh ย Allah l untuk mengajak beribadah kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya,

ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุจูŽุนูŽุซู’ู†ูŽุง ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ุฑูŽุณููˆู„ู‹ุง ุฃูŽู†ู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุงุฌู’ุชูŽู†ูุจููˆุง ุงู„ุทู‘ูŽุงุบููˆุชูŽ

โ€œDan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): โ€˜Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut.โ€

Kemudian dijelaskan:

ุงู„ุทู‘ูŽุงุบููˆุชู: ูƒูู„ู‘ู ู…ูŽุง ุนูุจูุฏูŽ ู…ูู†ู’ ุฏููˆู†ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุฑูุถูŽุงู‡ู

ย โ€œThagut adalah semua hal atau apa saja yang disembah selain Allah dan dia ridha.โ€

Dengan demikian, keyakinan bahwa dunia diciptakan karena Nabi Muhammad ๏ทบ adalah keyakinan yang tidak sesuai dengan dalil-dalil Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah

2.ย Keyakinan bahwa Allah l pertama kali menciptakan nur Muhammad sebelum menciptakan yang lainnya.

Di antara keyakinan lain yang juga tersebar adalah anggapan bahwa makhluk pertama yang Allah l ciptakan adalah nur (cahaya) Nabi Muhammad ๏ทบ. Kemudian dari nur tersebut Allah l menciptakan seluruh makhluk lainnya.

Keyakinan ini juga batil karena tidak memiliki dasar dalil yang shahih. Bahkan, keyakinan tersebut bertentangan dengan banyak nash yang menjelaskan asal penciptaan makhluk.

Allah l menjelaskan penciptaan manusia pertama, yaitu Nabi Adam p:

ย ุงูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ู„ูู„ู’ู…ูŽู„ูฐู‰ู•ููƒูŽุฉู ุงูู†ู‘ููŠู’ ุฎูŽุงู„ูู‚ูŒ ุจูŽุดูŽุฑู‹ุง ู…ูู‘ู†ู’ ุทููŠู’ู†ู

โ€œ(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, โ€œSesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah..โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Sad: 71)

Allah l juga berfirman:

ย ู‡ููˆูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ู…ู‘ูู†ู’ ุชูุฑูŽุงุจู ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ู†ู‘ูุทู’ููŽุฉู

โ€œDialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah.โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Ghafir: 67)

Dalam Hadits:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ุจูŽู†ููˆ ุขุฏูŽู…ูŽ ูˆูŽุขุฏูŽู…ู ุฎูู„ูู‚ูŽ ู…ูู†ู’ ุชูุฑูŽุงุจู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐู‰)

Sahabat Abu Hurairah z dari Nabi ๏ทบ bersabda, โ€œSemua manusia adalah anak Adam, sedangkan Adam tercipta dari tanah.โ€ (Hadits Riwayat Imam at-Tirmidzi)

Bahkan Iblis sendiri mengakui asal penciptaannya berbeda dengan Adam p:

ย ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงูŽู†ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู‘ู†ู’ู‡ู ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชูŽู†ููŠู’ ู…ูู†ู’ ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆู‘ูŽุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชูŽู‡ู— ู…ูู†ู’ ุทููŠู’ู†ู

(Iblis) berkata, โ€œAku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Shad: 76)

Adapun Nabi Muhammad ๏ทบ, beliau adalah manusia yang paling mulia, namun tetap seorang hamba dan manusia biasa yang diberi wahyu. Beliau bersabda:

ุฃูŽู†ูŽุง ุณูŽูŠู‘ูุฏู ูˆูŽู„ูŽุฏู ุขุฏูŽู…ูŽ ย (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

โ€œAku adalah pemimpin anak Adam.โ€ (Hadits Riwayat Imam Muslim)

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ูŽู…ูŽ (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐู‰)

โ€œSesungguhnya yang pertama kali Allah ciptakan adalah Al Qalam.โ€ (Hadits Riwayat Imam at-Tirmidzi)

Allah l juga memerintahkan beliau untuk mengatakan:

ย ู‚ูู„ู’ ุงูู†ู‘ูŽู…ูŽุงู“ ุงูŽู†ูŽุง ุจูŽุดูŽุฑูŒ ู…ู‘ูุซู’ู„ููƒูู…ู’ ูŠููˆู’ุญูฐู“ู‰

Katakanlah (Muhammad), โ€œSesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu.โ€ (Al-Qurโ€™an Surat Al Kahfi: 110)

Demikian pula Rasulullah ๏ทบ menjelaskan asal penciptaan makhluk lainnya:

ูˆูŽุขุฏูŽู…ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ููˆุญู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู (ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ)

โ€œTatkala Adam masih berupa ruh dan jasadnya.โ€ (Hadits Riwayat Imam Ahmad)

ุฎูู„ูู‚ูŽุชู’ ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ู…ูู†ู’ ู†ููˆุฑู ูˆูŽุฎูู„ูู‚ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุงู†ู‘ู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุฑูุฌู ู…ูู†ู’ ู†ูŽุงุฑู ูˆูŽุฎูู„ูู‚ูŽ ุขุฏูŽู…ู ู…ูู…ู‘ูŽุง ูˆูุตูููŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

โ€œMalaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan (ciri-cirinya) untuk kalian.โ€ (Hadits Riwayat Imam Muslim)

Seluruh dalil ini menunjukkan bahwa keyakinan tentang โ€œnur Muhammadโ€ sebagai asal seluruh makhluk tidak memiliki landasan yang shahih dalam Islam.

ย ***

Disadur secara bebas oleh: Al-Ustadz Abu Nidaโ€™ Chomsaha Shofwan, Lc., Hafizhahullah, dari Judul Kitab Asli: "ุฑุณุงุฆู„ ุงู„ุชูˆุฌูŠู‡ุงุช ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠุฉ" (Jilid 1 Bab 2: ุฃุฑูƒุงู† ุงู„ุฅุณู„ุงู…- sub babย ุงุนุชู‚ุงุฏุงุช ุจุงุทู„ุฉ ุชุคุฏูŠ ุฅู„ู‰ ุงู„ูƒูุฑ), Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu t.

Editor: @rimoesta (Arif Mustakim, S.Hut.)

Team Redaksi: Ustadz Abu Abdillah Mubarok, M.Pd. dan Ustadz Abu Layla Turahmin, M.H. Hafizhahumallah

Naskah: Akhi Rifki, Akhi Fajar Nor.

Abu Bassam

Author