PENGERTIAN WATHANIYAH

Oleh: Al-Ustadz Abu Nidaโ€™ Chomsaha Sofwan, Lc hafizhahullah.

Secara Bahasa

Wathaniyah berasal dari kata ูˆูŽุทูŽู†ูŽ โ€“ ูŠูŽุทูู†ู โ€“ ูˆูŽุทู’ู†ู‹ุง โ€“ ูˆูŽุทูŽู†ู‹ุง; dan wathaniyah merupakan bentuk nisbah dari kata wathanan, dengan menambah huruf โ€˜ูŠโ€™ diakhirnya sehingga menjadi kata sifat, yang artinya tempat berdiam, daerah yang dijadikan tempat tinggal, kandang besar dan luas untuk kambing atau sapi, tanah air, menjadikan suatu tempat sebagai tanah air.[1]

Secara istilah

Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Wathaniyah adalah sikap peduli kepada tanah air, bangsa, dan negara dengan rasa cinta serta berusaha untuk mempertahankannya sampai titik darah penghabisan dari musuh-musuh yang merongrongnya.

Catatan kaki:

[1] al-Allamah Abu al-Fadl Jamaluddin Muhammad bin Mukarram Ibn Manzur al-Ifriqi Al-Mishri, ู„ูุณูŽุงู†ู ุงู„ู’ุนูŽุฑูŽุจู (Beirut, Lebanon: Dar Shadir, 2010).

Sumber: Ustadz Abu Nidaโ€™ Chomsaha Sofwan, Khittah Wathaniyah (Kebangsaan): Dasar Politik Islam dalam Berbangsa dan Bernegara, cet. ke-2 (Yogyakarta: Pustaka At-Turots, Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy, 1448 H/2026 M), hlm. 1.

๐Ÿ“š SEGERA TERBIT!

KHITTAH WATHANIYAH (KEBANGSAAN)
โœ๏ธ Al-Ustadz Abu Nidaโ€™ Chomsaha Sofwan, Lc.

Segera hadir di Pustaka Atturots.
Nantikan kehadirannya! ๐Ÿ“–โœจ


Abu Bassam

Author